source : Babycentre
What to expect from my baby at this stage...
Mastered Skills (most children can do)
• Sits without support
• Reaches for things with a sweeping motion
• Imitates speech sounds (babbles)
Emerging Skills (half of children can do)
• Combines syllables into wordlike sounds
• Begins to crawl or lunges forward
Advanced Skills (a few children can do)
• Stands while holding onto something
• Waves goodbye
• Bangs objects together
Alhamdulillah...
Rafa dah jago untuk Emerging skills.
Advanced skills dia juga dah lumayan, tinggal belajar "waves goodbye"
and mantepin berdiri sambil pegangan
nah,untuk Mastering skills, Rafa masih belajar duduk tanpa support...
(rada unik siyh, karena dia jago ngerayap plus sekarang lagi seneng2nya manjat sama mulai belajar berdiri...tapi kalo duduk naha yah rada "males"an..)
Jaiyo ya,sayang.... mama selalu ada disampingmu...
(ih, kok jadi melankolis yah....hihihi)
January 25, 2009
Rafa's skills at his 7 months old..
December 31, 2008
Recipes for babies starting on solids
Banana purée
VegetarianGood source of potassium
1 small ripe banana
1-2 tsps of baby rice
2 tbsps of breastmilk or formula
Mash the banana well until smooth. Mix the rice and milk, and stir into the banana. Adjust the texture with milk or rice to make a runnier or firmer purée.
Carrot and parsnip purée
VegetarianGood source of betacarotene
1 carrot, peeled and diced
1 parsnip, peeled and diced
Steam the vegetables until tender. Purée in a blender or mouli and adjust the texture with boiled cooled water or baby's usual milk.
Broccoli and cauliflower purée
VegetarianContains iron
Good source of vitamin C
1 large floret broccoli
1 large floret cauliflower
Steam the vegetables until they are tender. Purée in a blender or mouli and adjust the texture with boiled cooled water or baby's usual milk.
Papaya purée
VegetarianGood source of betacarotene and vitamin C
1 ripe papaya
Peel and seed the papaya, and mash to a purée with a fork. To vary add baby rice or mix with mashed banana.
Sweet potato mash
VegetarianGood source of betacarotene
1 sweet potato
Steam or boil the sweet potato until it is tender. Drain and mash well, adding baby's usual milk to make a suitable consistency.
Potato and spinach purée
VegetarianContains iron
Good source of betacarotene and vitamin C
1 medium potato, peeled and quartered
20g (a handful) spinach
Boil the potato in unsalted water until tender. Steam the spinach over the potato in a sieve for the last few minutes of cooking. Drain and mash the potato with a little of baby's usual milk. Purée the spinach and add to the potato. Adjust the texture with boiled cooled water or breastmilk or formula.
Pear and apple purée
VegetarianContains vitamin C
1 ripe pear, peeled and sliced
1 apple, peeled and sliced
Place the pear and apple in a small saucepan with one tablespoon of water and cook over a low heat, stirring occasionally, until the fruit is tender. Purée in a blender or mouli.
Lentils with butternut squash
VegetarianContains iron
Good source of betacarotene and B vitamins
50g split red lentils
120g butternut squash, peeled and diced
Boil the lentils in water until soft. Steam or microwave the squash until tender. Drain the lentils in a sieve. Add the squash to the sieve and place the sieve over a bowl. Using a wooden spoon press through the mixture, stir and serve.
Avocado and kiwi purée
VegetarianGood source of vitamin E and vitamin C
Half a ripe avocado
1 ripe kiwi fruit
Mash the avocado well. Peel and mash the kiwi. Push the kiwi through a sieve to remove the pips, then mix with the avocado.
Canteloupe melon purée
VegetarianGood source of betacarotene and vitamin C
Large slice of canteloupe or other melon, seeded
Purée the melon and, if desired, add a little baby rice to thicken up.
source : babycentre
selamat mencoba
December 29, 2008
Sad News
Innalillahi wa innalillahi rojiuun...
Berita ini aku dapat 2 hari lalu...
2 orang dosen prosthodonti (gigi tiruan) FKG Univ. Trisakti wafat berturut-turut pada hari yang sama...
drg. Widya dan drg. Pur
mungkin yang paling aku bisa ingat (dan berdasarkan pengalamanku),
keduanya selalu tersenyum ramah pada setiap koass dan baik hati,
terutama jika koass bertanya masalah kasus pasien yang sedang ditangani.
Dan baru saja aku dapat message dari temenku di Indo,
kalau salah satu dosen Oral Medicine, drg. Boy (drg. Satria Boedi) juga hari ini telah berpulang...
Satu lagi dosen terbaik FKG Trisakti telah mendahului...
Semoga amal ibadah beliau-beliau ini diterima disisi Allah SWT,
dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.... Amiin.
Berita ini aku dapat 2 hari lalu...
2 orang dosen prosthodonti (gigi tiruan) FKG Univ. Trisakti wafat berturut-turut pada hari yang sama...
drg. Widya dan drg. Pur
mungkin yang paling aku bisa ingat (dan berdasarkan pengalamanku),
keduanya selalu tersenyum ramah pada setiap koass dan baik hati,
terutama jika koass bertanya masalah kasus pasien yang sedang ditangani.
Dan baru saja aku dapat message dari temenku di Indo,
kalau salah satu dosen Oral Medicine, drg. Boy (drg. Satria Boedi) juga hari ini telah berpulang...
Satu lagi dosen terbaik FKG Trisakti telah mendahului...
Semoga amal ibadah beliau-beliau ini diterima disisi Allah SWT,
dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.... Amiin.
December 16, 2008
September 12, 2008
August 22, 2008
Dilema...
Lately aku sering banget mikirin masalah kelanjutan kuliahku di UI.
FYI, kuliahku tinggal 1 semester lagi (doing Thesis).. yang notabene hingga Agustus ini dah 1,5years aku cuti. Meanwhile masa cutiku sudah habis dan (seharusnya) September ini aku sudah terdaftar kembali di program studiku... karena semester ini lah kesempatan terakhirku untuk meraih gelar Master itu...
Agak berat siyh untuk ngelepasin... banyak orang juga yang sempat menyayangkan jika aku memutuskan untuk berhenti kuliah. Tetapi decision maker disini bukan hanya aku... tapi orangtua (sebagai motivator n sponsor utama) and also my husband. Yup, aku merasa berat juga jika memutuskan untuk kembali melanjutkan studiku itu... ada beberapa pertimbangan.. yang pasti aku gak bisa mengorbankan keluarga'ku (yang berarti aku di Indo and meanwhile suamiku di Jerman). Sedangkan ortu menyerahkan segala keputusan di tanganku... walau pada awalnya dulu sebelum aku menyusul suami kesini, mereka menyarankan agar aku melanjutkan kuliahku. Sayang... tinggal 1 semester lagi perjuangan Teteh.. itu kata mereka. Tapi saran mereka berubah sejak aku hamil.. yang penting pikirkan kehamilan dan keluargamu.. kuliah bisa dilanjutkan kapan2.. nah lho, jadi makin bingung aku.. hehehe.
Sekarang setelah aku melahirkan, dilema itu datang lagi...
padahal pada saat aku hamil.. honestly, aku sudah memutuskan (insyaAllah) untuk mengorbankan kuliahku itu.. aku ingin konsentrasi mengurus anak pertamaku ini... aku ingin belajar membesarkan anakku ini bersama dengan suami... berdampingan.. tidak dalam konsep aku dan suami terpisah ribuan mil. Aku ingin menjadi fulltime wife and mother. Masalah kuliah, insyaAllah jika memang Allah mengijinkan someday aku akan berjuang kembali untuk mendapatkan gelar master itu... dan tentunya untuk aku persembahkan kepada ortu & keluargaku.. but surely not today, not this moment.
Hmmm... semoga dilema ini segera berakhir...
Agak berat siyh untuk ngelepasin... banyak orang juga yang sempat menyayangkan jika aku memutuskan untuk berhenti kuliah. Tetapi decision maker disini bukan hanya aku... tapi orangtua (sebagai motivator n sponsor utama) and also my husband. Yup, aku merasa berat juga jika memutuskan untuk kembali melanjutkan studiku itu... ada beberapa pertimbangan.. yang pasti aku gak bisa mengorbankan keluarga'ku (yang berarti aku di Indo and meanwhile suamiku di Jerman). Sedangkan ortu menyerahkan segala keputusan di tanganku... walau pada awalnya dulu sebelum aku menyusul suami kesini, mereka menyarankan agar aku melanjutkan kuliahku. Sayang... tinggal 1 semester lagi perjuangan Teteh.. itu kata mereka. Tapi saran mereka berubah sejak aku hamil.. yang penting pikirkan kehamilan dan keluargamu.. kuliah bisa dilanjutkan kapan2.. nah lho, jadi makin bingung aku.. hehehe.
Sekarang setelah aku melahirkan, dilema itu datang lagi...
padahal pada saat aku hamil.. honestly, aku sudah memutuskan (insyaAllah) untuk mengorbankan kuliahku itu.. aku ingin konsentrasi mengurus anak pertamaku ini... aku ingin belajar membesarkan anakku ini bersama dengan suami... berdampingan.. tidak dalam konsep aku dan suami terpisah ribuan mil. Aku ingin menjadi fulltime wife and mother. Masalah kuliah, insyaAllah jika memang Allah mengijinkan someday aku akan berjuang kembali untuk mendapatkan gelar master itu... dan tentunya untuk aku persembahkan kepada ortu & keluargaku.. but surely not today, not this moment.
Hmmm... semoga dilema ini segera berakhir...
Subscribe to:
Posts (Atom)
